minggu, 21 nov 2010 Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam

madiun semakin hari semakin panas. banyak orang bilang begitu. dan memang begitulah adanya. para penjual es dan kipas semakin hari semakin laris saja. Penjual minuman juga.
Namun aku merasa dingin. Semakin hari semakin dingin hingga aku kadang merasa sangat kedinginan dan mungkin akan mati karenanya. Aku benci itu. Tapi ku akui, aku tak tahan dengan semua ini.
Mendadak berubah individualistis bukanlah hal yang mudah bagiku.
Ini semua sangat sulit. Hampir sesulit menerima ejekan dari tetanggaku semasa aku masih kecil. Ejekan yang mengatakan bahwa aku hanyalah anak pungut orang tuaKU. Dan disaat aku berhasil keluar dari rumah itu, saat aku berhasil menempatkan memori kelam masa-masa itu, hal yang sama buruknya terjadi padaku.
Aku benci ini, Tuhan…….
Aku hampir berhasil mengatasi kenangan kelam masa laluku. Tapi kenapa Kau begitu sayang padaku?? Sehingga Kau berikan cobaan ini padaku………. Kau tau, ya, Tuhan…..
Kau tau betapa berat perjuanganku melewati masa-masa itu. Hingga aku bisa bertahan dan akhirnya mencapai tujuanku meninggalkan mereka dan rumah itu.
Tapi di saat aku merasa begitu dekat dengan seseorang bahkan mulai menganggapnya saudara, Kau masih menghendakiku bertahan dalam situasi yang sulit. Ini sulit bagiku, Tuhan….. dan Kau tau itu. Kau tau ini berat bagiku… Kau bahkan tau aku tak mau mengalami ini lagi… Kau tau aku rapuh, Tuhan…………
Tapi kenapa Kau begitu sayang padaku??? Kenapa Tuhan?? Aku sayang pada Mu Tuhan……
Aku mencintai Mu……
Aku sungguh berharap dapat mengetahui rencana Mu. Aku sungguh ingin tau apa yang akan Kau lakukan padaku lagi setelah ini…… Aku berharap dapat melihat ekspresi wajah Mu saat kau berikan semua cobaan ini pada ku, Tuhan…….
Aku tau,, ya. Aku tau. Aku tau bahwa saat ini Kau sedang memeluk erat diriku. Kau sedang menghiburku kini. Dan begitu manjanya aku di pelukan Mu yang hangat dan nyaman ini Tuhan. Aku tak mau Kau melepas pelukan Mu dariku saat ini. Jangan Tuhan… jangan… Aaku masih ingin terus begini… ijinkan aku, Tuhan.. ijinkan aku menangis di pelukan Mu….. aku begitu merasa nyaman di dalam Mu…. biarkan aku habiskan air mata ini dalam dekapan Mu, Tuhan… biarkan aku menikmati ini sebelum aku merasa berat lagi….
Aku sayang pada Mu, tuhan….. Aku mencintai Mu…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s